Search HP

Peristiwa YAPUKEPA

 

Foto : Bruder Felix Kalakmabin, OFM di depan sebuah rumah gubuk cikal bakal berdirinya SMP St. Antonius Padua

Pagi ini Keluarga Besar Yayasan Putri Kerahiman Papua terkejut dengan pesan singkat dari pendiri YAPUKEPA, Pastor Niko Dister menyampaikan melaui Group WhastApp YAPUKEPA : “Mantan direktur Panti Asuhan St. Egidius, Polomo, Sdr. Feliks Kalakmabin OFM tadi pagi dipanggil Tuhan berpulang. Semoga.ia utk selamanya bahagia di Rumah Bapa Surgawi”.

Sekolah di SMP dan SMA Katolik St. Antonius Padua Sentani Papua

KOLESE SANTO ANTONIUS PADUA, dirintis oleh Pastor John Kore,OFM bersama Pastor Prof.Dr.Nico Syukur Dister, OFM dibawah naungan Yayasan Putri Kerahiman Papua (YAPUKEPA). Terdiri dari SMP Santo Antonius Padua dan SMA Santo Antonius Padua. Alamat Belakang Mall Borobudur Sentani, Kompleks Panti Asuhan Polomo. Terakreditasi B. Dengan guru-guru professional menyelenggarakan : 

- Proses Belajar Mengajar Berbasis IT
- Kurikulum Nasional Berorientasi Apresiasi Budaya
- Pendidikan Layanan Khusus (Inklusi)
- Kursus Bahasa Inggris
- Pendidikan Berpola Asrama
- Penanaman Nilai Religius Katolik (Kefransiskanan)
- Pendidikan Karakter Bangsa (System Kredit Poin Terpadu secara On Line)
- Sistem Penilaian Terpadu secara On Line

Informasi Lengkap untuk pendaftaran silahkan kunjungi website Kolese Santo Antonius Padua dengan klik :  

KOLESE SANTO ANTINIUS PADUA - SENTANI PAPUA

atau mengetik alamat pada browser :
https://sites.google.com/view/kolsana-jayapura/kolsana

Bagiku Tidak ada Suka Cita yang Lebih Besar dari pada Mendengar Bahwa Anak-Anakku Hidup Dalam Kebenaran (3 Yohanes 1 : 4) 

Tulisan : Thomas Darmadi
Foto : Ibu Rosan Millan De Verstegen (Pimpinan Rumah Agape) meberikan tanda penamatan kepada Best (Tamatan terbaik PAUD AGAPE tahun 2019) 

Tulisan : Thomas Darmadi

PERPISAHAN TIBA-TIBA

Rencananya Sr.Yuliani akan libur ke kampung halaman di Bima-Sumbawa selama 1 ½ bulan lalu kembali ke Panti Asuhan Hawai. Rencana keberangkatan-nya Jumat 31 Mei 2019 jam 13.00 dengan Batik Air.
Muncul berita perubahan, bahwa diberi waktu cuti hanya 1 ½ minggu saja lalu segera ke Yogya untuk study dan setelah study selesai tidak kembali ke Panti Asuhan Hawai tapi ada tugas di tempat lain. Perubahan terlalu singkat tidak bisa atur perpisahan lagi maka hanya pamit seadanya dan minta Pater Hendriks bisa doakan.

Foto : Sr.Cons DSY, Sr.Yuliani DSY, Pater Hendriks, OFM, Sr.Nicolin DSY, dan Sr.Hendriyani DSY

SUSTER YULIANI Pamit

sekalipun tidak resmi tapi di ruang makan Susteran Fiorety sudah kumpul anak2 Panti dan Karyawan Hawai, sebelum Pater pimpin Doa Suster Nicolin sebagai pimpinan Tarekat Fiorety membuka acara, setelah menjelaskan permasalahan rencana kepindahan Sr.Yuliani maka memberi kesempatan kepada Sr.Yuliani untuk beri pesan dan kesan.

Mungkin sudah feeling bahwa tidak akan kuat maka sambil berdiri Sr.Yuliani ambil beberapa  kertas tissue terlebih dahulu, baru mau bicara pun airmata sudah bercucuran, seluruh perasaannya tumpah. Sambil menghadap ke anak-anak Suster berkata “Anak-anak maaf ya, suster sering marah2 kalian, itulah suster dan suster tidak benci kalian tapi justru sayang, kalian maafkan suster ya!” kata suster Yuliani dengan linangan airmata. Lalu suster mengucapkan terima kasih kepada Yayasan yang telah memberi kesempatan mengabdi di Panti Asuhan juga mohon maaf kepada Yayasan kalau ada yang kurang berkenan, juga kepada Bapak Pastor Paroki” lanjut Sr.Yuliani.

Penulis Berita : Bp. Thomas Darmadi

Foto : Petronela Alua, mewakili kelas 9, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas didikan dari Para Guru selama 3 tahun di SMP Padua. “Sebagai ungkapan terima kasih, kami telah kumpulkan uang untuk beli alat ini (Kipas Angin), semoga para guru tidak terlalu kepanasan”, kata Petronela dan diterima Kepala Sekolah ibu Fransina. 

TUHAN memberkati